Mustika wangi - Pengertian dan Definisi jenis motor
kursusmengemudimajalengka
Pengertian dan Definisi jenis motor
Pengertian dan Definisi motor - sepeda motor ialah kendaraan beroda dua yang ditenagai oleh sebuahmesin. Rodanya sebaris dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap tidak terbalik dan stabil diakibatkan oleh gaya giroskopik; pada kecepatan rendah penataan berkelanjutan setangnya oleh pengendara menyerahkan kestabilan.
Motor tidak sedikit variasinya: sejumlah motor dilengkapi dengan papan kaki dan bukan "gagang injekan", laksana motor Tiongkok, dan mobil samping dan pun beroda tiga, yang biasa dinamakan sebagai trike.
Sepeda motor yang bakal menyeberang pada ketika mudik di Merak
SMKPGRIJATIWANGI
Penggunaan sepeda motor diIndonesia paling populer sebab harganya yang relatif murah, tercapai untuk sejumlah kalangan dan pemakaian bahan bakarnya iritserta ongkos operasionalnya pun sangat rendah. Pada periode lebaransepeda motor dipakai mudik guna perjalanan jarak jauh, dari Jakartasampai ke Jawa Timur, Lampung. Hal ini diakibatkan karena dengan memakai sepeda motor bakal lebih menekan ongkos perjalanan, di samping itu bila telah sampai di dusun halaman dapat dipakai sebagai kendaraan yang efektif.
Motor
Jenis-jenis motor
Cruiser, jenis motor ini seringkali mempunyai posisi stang yang tinggi, posisi kaki yang relatif ke depan, dan posisi kursi yang rendah.Posisi mengemudi ini membuat kenyamanan ergonomika pada pegemudi.Motor Cruiser mempunyai daya belok yang terbatas sebab desainnya.
Dual Sport, mempunyai posisi mesin yang tinggi, ban dengan permukaan khusus guna melewati sekian banyak macam medan dan posisistang yang diciptakan supaya bisa dikelndalikan dengan gampang saat melalui ringtangan.Motor jenis ini mempunyai settingan mesin yang berfokus pada tenaga pada putaran bawah dan tenaga mesin difokuskan pada gigi-gigi yang lebih rendah laksana gigi 1 dan 2.Bobot pun diciptakan seringan barangkali demi mengembangkan keterampilan menjelajahi sekian banyak medan.
Touring, jenis motor yang dipakai untuk kenyamanan pada perjalanan jauh.Kebanyakan motor touring mempunyai fitur-fitur mewah laksana GPS, TV, Radio, kursi penumpang yang besar, dan lemari yang banyak.
Skuter, motor berukuran kecil yang mempunyai konsumsi bensin yang baik dan kelincahan dalam menyelip kemudian lintas.
Bebek, atau disebutnya moped, ialah jenis motor yang dahulunya ialah sepeda bertenaga pedal insan dan separuh listrik, sekarang menjadi sepeda motor bertenaga bensin.Memiliki pengendalian melebihi skuter tetapi lebih hemat dari motor sport.
Motor sport, jenis motor yang mempunyai performa dan pengendalian yang lebih.Posisi mengemudi juga difokuskan untuk mengawal titik gravitasi agar pengendalian lebih terkendali.
Sport Touring, Gabungan anatara touring dan sport, motor sport touring ialah motor sport yang masih mempunyai faktor-faktor kenyamanan.
Sepeda motor listrik, adalahkendaraan yang sama sekali tidak memakai bensin. Beberapa penduduk negara Indonesia telah lama memakai sepeda motor jenis ini, baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.
Grand Prix Sepeda Motor
Grand Prix Sepeda Motor mengacu pada ruang belajar puncak dari pacu motor, ketika ini terbagi dalam tiga ruang belajar mesin yang berbeda: Moto3, Moto2 dan MotoGP. Motor-motor yang dipakai di MotoGP ialah motor yang diciptakan khusus untuk pacuan dan tidak dipasarkan untuk umum. Hal ini bertentangan dengan beberapa pacuan kategori produksi, laksana World Superbike yang melombakan versi modifikasi dari motor-motor yang terdapat untuk umum.
Sejarah
Kejuaraan dunia untuk pacu motor kesatu kali diadakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), pada tahun 1949. Pada saat tersebut secara tradisional telah diadakan beberapa pacuan di tiap even untuk sekian banyak kelas motor, menurut kapasitas mesin, dan ruang belajar untuk sidecars (motor bersespan). Kelas-kelas yang ada ketika itu ialah 50 cc, 125 cc, 250 cc, 350 cc, dan 500 cc guna motor single seater, serta 350 cc dan 500 cc guna motor sidecars. Memasuki tahun 1950-an dan sepanjang 1960-an, motor bermesin 4 tak mendominasi semua kelas. Pada akhir 1960-an, motor bermesin 2 tak mulai menguasai kelas-kelas kecil. Pada tahun 1970-an motor bermesin 2 tak benar-benar menyingkirkan mesin-mesin 4 tak. Pada tahun 1979, Honda berjuang mengembalikan mesin 4 tak di ruang belajar puncak dengan menurunkan motor NR500, tetapi proyek ini gagal, dan pada tahun 1983 Honda bahkan meraih kemenangan dengan motor 500 cc 2 tak miliknya. Pada tahun 1983, ruang belajar 350 cc kesudahannya dihapuskan. Kelas 50 cc lantas digantikan oleh ruang belajar 80 cc pada tahun 1984, tetapi ruang belajar yang tidak jarang didominasi oleh pembalap dari Spanyol dan Italia ini kesudahannya ditiadakan pada tahun 1990. Kelas sidecars pun ditiadakan dari kejuaraan dunia pada tahun 1990-an, menyisakan ruang belajar 125 cc, 250 cc, dan ruang belajar 500 cc.
GP 500, ruang belajar yang menjadi puncak pacu motor Grand Prix, sudah berubah secara mengharukan pada tahun 2002. Dari pertengahan tahun 1970-an hingga 2001 ruang belajar puncak dari pacu GP ini diberi batas 4 silinder dan kapasitas mesin 500 cc, baik jenis mesin 4 tak ataupun 2 tak. Akibatnya, yang dapat bertahan ialah mesin 2 tak, yang notabene menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih besar. Pada tahun 2002 hingga 2006 guna kesatu kalinya pabrikan diperbolehkan untuk memperbesar kapasitas total mesin khusus guna mesin 4 tak menjadi maksimum 990 cc, dan pulang menjadi 800 cc di musim 2007. Pabrikan pun diberi kemerdekaan untuk memilih jumlah silinder yang dipakai antara tiga hingga enam dengan batas berat tertentu. Dengan dibolehkannya motor 4 tak ber-cc besar tersebut, ruang belajar GP 500 diolah namanya menjadi MotoGP. Setelah tahun 2003 tidak terdapat lagi mesin 2 tak yang turun di ruang belajar MotoGP. Untuk ruang belajar 125 cc dan 250 cc secara eksklusif masih memakai mesin 2 tak.
Balap untuk ruang belajar MotoGP ketika ini diadakan sebanyak 17 seri di 15 negara yang bertolak belakang (Spanyol melangsungkan 3 seri balapan). Balapan biasa dilangsungkan setiap akhir pekan dengan sejumlah tahap. Hari Jum’at dilangsungkan latihan bebas dan pelajaran resmi kesatu, lantas hari Sabtu dilakukan latihan sah kedua dan QTT, di mana semua pembalap berjuang membuat daftar waktu terbaik guna menilai posisi start mereka. Balapan sendiri dilangsungkan pada hari Minggu, meskipun terdapat seri yang dilangsungkan hari Sabtu yakni diBelanda dan Qatar. Grid (baris posisi start) terdiri dari 3 pembalap perbaris dan seringkali setiap seri pacu diikuti oleh selama 20 pembalap. Balapan dilakukan selama selama 45 menit dan pembalap bersaing sepanjang jumlah putaran yang ditentukan, tanpa masuk pit guna mengubah ban atau memenuhi bahan bakar. Balapan bakal diulang andai terjadi kemalangan fatal di mula balapan. Susunan grid tidak berubah cocok hasil kualifikasi. Pembalap boleh masuk pit bila melulu untuk mengubah motor sebab hujan ketika balapan.
Organisasi dalam MotoGP
Kesuksesan Balap MotoGP tidak terlepas dari organisasi-organisasi yang tercebur di dalamnya Beberapa organisasi yang tergabung dalam komisi Grand Prix antara beda FIM, Dorna, IRTA, dan MSMA.
FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) adalahbadan tertinggi di dunia yang mengurusi hal-hal seputar sepeda motor. FIM yang berdiri pada tahun 1904 ini tidak melulu mengurusi pacu motor, tetapi pun menjadi pengawas motor-motor buatan yang dipasarkan masal, khususnya soal ketenteraman dan kelayakan. Dalam kegiatan pacu motor, FIM ialah badan yang mengurusi dan bertanggung jawab tentang regulasi dan teknis pengamalan balapan, pun mengenai status, taraf, dan kriteria dari suatu kejuaraan pacu motor.
Dorna ialah organisasi penyelenggara pacuan MotoGP, atau dengan kata beda Dorna ialah promotor kejuaraan MotoGP. Dorna bertanggung jawab terhadap kualitas event dan pun mengurusi sponsor event.
IRTA (International Road racing Team Association), anggota organisasi ini terdiri dari tim-tim yang mengikuti pacuan MotoGP. Organisasi ini bermanfaat untuk mengalirkan aspirasi kesebelasan dan semua pembalap yang tergabung di dalamnya. Dengan organisasi berikut pembalap dapat menyerahkan masukan dan menilai hak-hak dan kepentingannya, antara beda nilai kontrak, ketenteraman dan kelayakan sirkuit.
MSMA (Motor Sport Manufacturer Association) adalahorganisasi dalam MotoGP yang terdiri dari pabrikan-pabrikan motor yang mengekor kejuaraan MotoGP, laksana Honda, Yamaha, Ducati, Suzuki, Kawasaki, dan pabrikan lainnya. Fungsi dari organisasi ini antara lain menyimpulkan peraturan teknis tentang regulasi motor bareng dengan organisasi beda yang tergabung di komisi Grand Prix.
Karier Pembalap
Terdapat penjenjangan karier untuk para pembalap yang turun di pacu motor dunia, bilamana seorang pembalap lumayan berprestasi ia bakal direkrut oleh kesebelasan yang terdapat dikelas berikutnya dari ruang belajar 125 cc, ruang belajar 250 cc, kemudian ruang belajar puncak MotoGP. Pembalap yang turun di ruang belajar 125 cc sendiri berasal dari pembalap yang berprestasi di kejuaraan regional atau nasional di negaranya masing-masing, laksana All Japan road racing di Jepang, ataupun kejuaraan Eropa.
Para pembalap yang turun di ruang belajar puncak MotoGp berasal dari sejumlah kejuaraan. Di samping berasal dari ruang belajar 250 cc laksana Valentino Rossi,Marco Melandri, Daniel Pedrosa, terdapat pula pembalap yang berasal dari AMA Superbike laksana Nicky Hayden, dari British Superbike laksana Shane Byrne, pun dari World Superbike laksana Noriyuki Haga, Colin Edwards, Troy Bayliss, Neil Hodgson, Ruben Xaus dan Chris Vermeulen. Banyaknya semua pembalap yang berasal dari superbike ini tidak terlepas dari berubahnya ruang belajar puncak GP motor yang membolehkan pemakaian motor bermesin 4 tak 990 cc pada tahun 2002, sesudah sebelumnya melulu mesin 2 tak 500 cc yang boleh digunakan.
Spesifikasi
Setiap peraturan tentang tiap-tiap kelas pacuan dibentuk oleh FIM sebagai organisasi yang berwenang melakukannya. FIM menyusun dan menerbitkan peraturan-peraturan baru yang di anggap sesuai dengan pertumbuhan balapan. Pada permulaan era baru MotoGP pada tahun 2002, motor bermesin 2 tak 500 cc dan 4 tak 990 cc dibolehkan untuk dipakai dalam balapan. Kedahsyatan tenaga dari motor bermesin 4 tak yang mengalahkan motor bermesin 2 tak menyingkirkan semua mesin 2 tak dari persaingan, dan musim-musim pacu selanjutnya tidak terdapat lagi motor 2 tak yang digunakan.
Pada tahun 2007, FIM bakal memberlakukan ketentuan baru bahwa motor-motor MotoGP akan diberi batas menjadi 4 tak 800 cc. Alasan yang diajukan dari pengurangan kapasitas silinder mesin ini ialah untuk meningkatkan ketenteraman pembalap, menilik tenaga dan kecepatan puncak yang didapatkan mesin-mesin MotoGP sudah meningkat secara menyeluruh sejak 2002. Rekor kecepatan MotoGP ketika ini ialah 347,4 km/jam yang dicetak oleh Loris Capirossi dengan motor Ducati di sirkuit Catalunya, Barcelona pada tahun 2004. Sebagai komparasi rekor kecepatan F1 ketika ini ialah 369,9 km/jam yang dicetak oleh Antonio Pizonia dengan mobil BMW, di sirkuit Monza pada tahun 2004.
Keputusan opsi untuk memberi batas kapasitas mesin menjadi 800 cc (daripada dengan cara pembatasan tenaga lain, laksana pengurangan jumlah gir transmisi yang diizinkan) menurut keterangan dari para pengamat MotoGP paling menguntungkan Honda. Honda memakai mesin lima silinder, dan melulu perlu meminimalisir satu silinder untuk berbenah mesin mereka supaya sesuai regulasi yang baru, sedangkan pabrikan lainnya mesti mendesain ulang semua mesin mereka. Pembatasan menjadi 800 cc pun menimbulkan kontroversi bahwa sepertinya ketika ini motor yang dipakai dalam kejuaraan Superbike 1000 cc menjadi yang tercepat dalam pacuan motor sirkuit di semua dunia.
Mesin yang dipakai dalam ruang belajar 125 cc diberi batas sebanyak satu silinder dan dengan berat paling tidak 80 kilogram, sedangkan untuk ruang belajar 250 cc diberi batas sebanyak dua silinder dengan berat paling tidak 100 kilogram.
Motor-motor untuk ruang belajar MotoGP dibolehkan memakai mesin dengan jumlah silinder antara tiga hingga enam silinder, dan ada variasi dalam pembatasan berat tergantung jumlah silinder yang digunakan. Ini diakibatkan sebuah mesin dengan silinder yang lebih banyak, tenaga yang didapatkan juga lebih besar, dan batasan berat meningkat. Pada tahun 2006 mesin-mesin yang dipakai di MotoGP ialah mesin empat dan lima silinder. Honda memakai lima silinder, sedangkan Yamaha, Ducati, Kawasaki, dan Suzuki memakai empat silinder.
Motor-motor yang dipakai dalam Grandprix motor diciptakan tidak melulu untuk pacuan saja, tetapi pun sebagai ajang unjuk kekuatan dan peradaban teknologi antar pabrikan. Sebagai hasilnya semua mesin-mesin MotoGP diciptakan dengan memakai material yang paling mahal dan enteng seperti titanium, dan carbon-fiber-reinforced plastic. Motor-motor tersebut pun menggunakan teknologi yang tidak terdapat untuk konsumsi umum, misalnya ialah perangkat elektronik yang modern termasuk telemetri, engine management systems, kontrol traksi, rem cakram karbon, dan teknologi mesin canggih yang diadopsi dari teknologi mesin mobil F1.
Jika motor-motor yang digunakan di ruang belajar MotoGP melulu dilombakan di tingkat kejuaraan dunia, motor-motor yang dipakai di ruang belajar 125 cc dan 250 cc relatif lebih terjangkau. Harga suatu motor 125 cc tidak cukup lebih sama dengan suatu mobil. Motor-motor ini sering dipakai dalam kejuaraan pacu motor nasional di semua dunia.
Satu dari sejumlah tantangan utama yang dihadapi semua pembalap MotoGP dan Insinyur motor MotoGP ialah bagaimana untuk mengalirkan tenaga mesin yang spektakuler - lebih dari 240 dk (179 kW), melewati titik kontak dua buah ban dan permukaan aspal sirkuit dengan lebar melulu sekitar lengan manusia. Sebagai komparasi mobil F1 menghasilkan lebih dari 950 dk (700 kW) namun dengan empat buah ban, sampai-sampai mempunyai titik kontak permukaan dengan aspal sepuluh kali lebih lebar dari motor MotoGP.
Spesifikasi mesin
Konfigurasi: 4-silinder (Kelas MotoGP dan Moto2), 1-silinder (Kelas Moto3)
Kapasitas: 800 cc (Kelas MotoGP), 600 cc (kelas Moto 2), 250 cc (kelas Moto3).
Katup: 16-katup (Utuk seluruh kelas),
Kerja katup: DOHC, 4-katup per silinder (Untuk seluruh kelas) .
Bahan bakar: Tanpa timbal (tidak terdapat bahan bakar kontrol), 100 oktan.
Pasokan bahan bakar: Injeksi bahan bakar.
Aspirasi: Aspirasi normal.
Kekuatan: Kira - kira 250 atau 225 dk.
Pelumasan: Basah.
Maksimum/minimum putaran mesin: 17500 - 18000 Rotasi per menit.
Pendingin: Pompa air tunggal.
Perubahan regulasi terbaru
Pada tahun 2002, ruang belajar 500 cc digantikan menjadi MotoGP, kapasitas motor yakni 990 cc.
Pada tahun 2005, sebuah ketentuan baru guna MotoGP sudah diberlakukan yakni flag-to-flag. Sebelumnya, andai sebuah pacuan dimulai dengan start dalam situasi sirkuit kering dan hujan turun, pembalap terdepan bisa mengusung tangan guna menghentikan lomba, demikian pun dengan semua ofisial mengibarkan bendera merah guna menghentikan balapan, kemudian pacuan dimulai lagi dengan memakai ban basah. Sekarang andai hujan turun saat pacuan tidak terdapat lagi bendera merah, semua pembalap langsung mengarah ke pit guna mengubah ban sesuai kepandaian tim.
Pada tahun 2007, ruang belajar MotoGP diturunkan kapasitas mesinnya, menjadi 800 cc.
Pada tahun 2010, ruang belajar MotoGP diberlakukan pembatasan mesin 6 mesin guna 1 musim.
Pada tahun 2010, ruang belajar 250 cc digantikan oleh ruang belajar Moto2 dengan mesin Honda CBR600RR, sasis prototipe.
Pada tahun 2012, ruang belajar MotoGP ditingkatkan kapasitas mesinnya, menjadi 1.000 cc.
Pada tahun 2012, ruang belajar MotoGP diberlakukan regulasi CRT (Claiming Rule Team) yang mengizinkan Tim (Kecuali Team Pabrikan) menggunakan mesin motor massal 1.000 cc disasis prototipe.
Pada tahun 2012, ruang belajar 125 cc digantikan oleh ruang belajar Moto3 dengan mesin 250 cc.
Pada tahun 2013, Diterapkan sistem kualifikasi Knockout
Motor listrik
Motor listrik ialah alat untuk mengolah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang bermanfaat sebaliknya, mengolah energi mekanik menjadi energi listrik dinamakan generator ataudinamo. Motor listrik bisa ditemukan pada perlengkapan rumah tangga laksana kipas angin,mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
Motor listrik yang umum dipakai di dunia Industri ialah motor listrik asinkron, dengan dua standar global yaitu IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sementara motor listrik NEMA berbasis imperial (inch), dalam software ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW).
Motor listrik IEC dipecah menjadi sejumlah kelas cocok dengan efisiensi yang dimilikinya, sebagai standar di EU, pembagian ruang belajar ini menjadi EFF1, EFF2 dan EFF3. EFF1 ialah motor listrik yang sangat efisien, sangat sedikit memboroskan tenaga, sementara EFF3 telah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan EU, karena memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan memunculkan buangan karbon yang terbanyak, sampai-sampai lebih mengotori lingkungan.
Standar IEC yang berlaku ialah IEC 34-1, ini ialah sebuah standar yang mengaturrotating equipment bertenaga listrik. Ada tidak sedikit pabrik elektrik motor, tetapi melulu sebagian saja yang benar-benar mengekor arahan IEC 34-1 dan pun mengikuti arahan level efisiensi dari EU.
Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengekor standar IEC dan EU agar produknya menjadi murah dan lebih tidak sedikit terjual, tidak sedikit negara berkembang manjdi pasar guna produk ini, yang dalam jangka panjang memboroskan finansial pemakai, karena tagihan listrik yang semakin tinggi masing-masing tahunnya.
Lembaga yang menata dan memastikan level efisiensi ini ialah CEMEP, suatu konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama, dengan destinasi untuk mengamankan lingkungan dengan meminimalisir pencemaran karbon secara global, karena tidak sedikit daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik.
Sebagai contoh, dalam suatu industri rata-rata konsumsi listrik guna motor listrik ialah sekitar 65-70% dari total ongkos listrik, jadi menggunakan elektrik motor yang tepat guna akan mengurangi ongkos overhead produksi, sehingga mendongkrak daya saing produk, lagipula dengan eskalasi tarif listrik masing-masing tahun, maka pemakaian motor listrik EFF1 telah waktunya menjadi keharusan.
Prinsip kerja motor listrik
Pengertian dan Definisi jenis motor
Pengertian dan Definisi motor - sepeda motor ialah kendaraan beroda dua yang ditenagai oleh sebuahmesin. Rodanya sebaris dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap tidak terbalik dan stabil diakibatkan oleh gaya giroskopik; pada kecepatan rendah penataan berkelanjutan setangnya oleh pengendara menyerahkan kestabilan.
Motor tidak sedikit variasinya: sejumlah motor dilengkapi dengan papan kaki dan bukan "gagang injekan", laksana motor Tiongkok, dan mobil samping dan pun beroda tiga, yang biasa dinamakan sebagai trike.
Sepeda motor yang bakal menyeberang pada ketika mudik di Merak
SMKPGRIJATIWANGI
Penggunaan sepeda motor diIndonesia paling populer sebab harganya yang relatif murah, tercapai untuk sejumlah kalangan dan pemakaian bahan bakarnya iritserta ongkos operasionalnya pun sangat rendah. Pada periode lebaransepeda motor dipakai mudik guna perjalanan jarak jauh, dari Jakartasampai ke Jawa Timur, Lampung. Hal ini diakibatkan karena dengan memakai sepeda motor bakal lebih menekan ongkos perjalanan, di samping itu bila telah sampai di dusun halaman dapat dipakai sebagai kendaraan yang efektif.
Motor
Jenis-jenis motor
Cruiser, jenis motor ini seringkali mempunyai posisi stang yang tinggi, posisi kaki yang relatif ke depan, dan posisi kursi yang rendah.Posisi mengemudi ini membuat kenyamanan ergonomika pada pegemudi.Motor Cruiser mempunyai daya belok yang terbatas sebab desainnya.
Dual Sport, mempunyai posisi mesin yang tinggi, ban dengan permukaan khusus guna melewati sekian banyak macam medan dan posisistang yang diciptakan supaya bisa dikelndalikan dengan gampang saat melalui ringtangan.Motor jenis ini mempunyai settingan mesin yang berfokus pada tenaga pada putaran bawah dan tenaga mesin difokuskan pada gigi-gigi yang lebih rendah laksana gigi 1 dan 2.Bobot pun diciptakan seringan barangkali demi mengembangkan keterampilan menjelajahi sekian banyak medan.
Touring, jenis motor yang dipakai untuk kenyamanan pada perjalanan jauh.Kebanyakan motor touring mempunyai fitur-fitur mewah laksana GPS, TV, Radio, kursi penumpang yang besar, dan lemari yang banyak.
Skuter, motor berukuran kecil yang mempunyai konsumsi bensin yang baik dan kelincahan dalam menyelip kemudian lintas.
Bebek, atau disebutnya moped, ialah jenis motor yang dahulunya ialah sepeda bertenaga pedal insan dan separuh listrik, sekarang menjadi sepeda motor bertenaga bensin.Memiliki pengendalian melebihi skuter tetapi lebih hemat dari motor sport.
Motor sport, jenis motor yang mempunyai performa dan pengendalian yang lebih.Posisi mengemudi juga difokuskan untuk mengawal titik gravitasi agar pengendalian lebih terkendali.
Sport Touring, Gabungan anatara touring dan sport, motor sport touring ialah motor sport yang masih mempunyai faktor-faktor kenyamanan.
Sepeda motor listrik, adalahkendaraan yang sama sekali tidak memakai bensin. Beberapa penduduk negara Indonesia telah lama memakai sepeda motor jenis ini, baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.
Grand Prix Sepeda Motor
Grand Prix Sepeda Motor mengacu pada ruang belajar puncak dari pacu motor, ketika ini terbagi dalam tiga ruang belajar mesin yang berbeda: Moto3, Moto2 dan MotoGP. Motor-motor yang dipakai di MotoGP ialah motor yang diciptakan khusus untuk pacuan dan tidak dipasarkan untuk umum. Hal ini bertentangan dengan beberapa pacuan kategori produksi, laksana World Superbike yang melombakan versi modifikasi dari motor-motor yang terdapat untuk umum.
Sejarah
Kejuaraan dunia untuk pacu motor kesatu kali diadakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), pada tahun 1949. Pada saat tersebut secara tradisional telah diadakan beberapa pacuan di tiap even untuk sekian banyak kelas motor, menurut kapasitas mesin, dan ruang belajar untuk sidecars (motor bersespan). Kelas-kelas yang ada ketika itu ialah 50 cc, 125 cc, 250 cc, 350 cc, dan 500 cc guna motor single seater, serta 350 cc dan 500 cc guna motor sidecars. Memasuki tahun 1950-an dan sepanjang 1960-an, motor bermesin 4 tak mendominasi semua kelas. Pada akhir 1960-an, motor bermesin 2 tak mulai menguasai kelas-kelas kecil. Pada tahun 1970-an motor bermesin 2 tak benar-benar menyingkirkan mesin-mesin 4 tak. Pada tahun 1979, Honda berjuang mengembalikan mesin 4 tak di ruang belajar puncak dengan menurunkan motor NR500, tetapi proyek ini gagal, dan pada tahun 1983 Honda bahkan meraih kemenangan dengan motor 500 cc 2 tak miliknya. Pada tahun 1983, ruang belajar 350 cc kesudahannya dihapuskan. Kelas 50 cc lantas digantikan oleh ruang belajar 80 cc pada tahun 1984, tetapi ruang belajar yang tidak jarang didominasi oleh pembalap dari Spanyol dan Italia ini kesudahannya ditiadakan pada tahun 1990. Kelas sidecars pun ditiadakan dari kejuaraan dunia pada tahun 1990-an, menyisakan ruang belajar 125 cc, 250 cc, dan ruang belajar 500 cc.
GP 500, ruang belajar yang menjadi puncak pacu motor Grand Prix, sudah berubah secara mengharukan pada tahun 2002. Dari pertengahan tahun 1970-an hingga 2001 ruang belajar puncak dari pacu GP ini diberi batas 4 silinder dan kapasitas mesin 500 cc, baik jenis mesin 4 tak ataupun 2 tak. Akibatnya, yang dapat bertahan ialah mesin 2 tak, yang notabene menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih besar. Pada tahun 2002 hingga 2006 guna kesatu kalinya pabrikan diperbolehkan untuk memperbesar kapasitas total mesin khusus guna mesin 4 tak menjadi maksimum 990 cc, dan pulang menjadi 800 cc di musim 2007. Pabrikan pun diberi kemerdekaan untuk memilih jumlah silinder yang dipakai antara tiga hingga enam dengan batas berat tertentu. Dengan dibolehkannya motor 4 tak ber-cc besar tersebut, ruang belajar GP 500 diolah namanya menjadi MotoGP. Setelah tahun 2003 tidak terdapat lagi mesin 2 tak yang turun di ruang belajar MotoGP. Untuk ruang belajar 125 cc dan 250 cc secara eksklusif masih memakai mesin 2 tak.
Balap untuk ruang belajar MotoGP ketika ini diadakan sebanyak 17 seri di 15 negara yang bertolak belakang (Spanyol melangsungkan 3 seri balapan). Balapan biasa dilangsungkan setiap akhir pekan dengan sejumlah tahap. Hari Jum’at dilangsungkan latihan bebas dan pelajaran resmi kesatu, lantas hari Sabtu dilakukan latihan sah kedua dan QTT, di mana semua pembalap berjuang membuat daftar waktu terbaik guna menilai posisi start mereka. Balapan sendiri dilangsungkan pada hari Minggu, meskipun terdapat seri yang dilangsungkan hari Sabtu yakni diBelanda dan Qatar. Grid (baris posisi start) terdiri dari 3 pembalap perbaris dan seringkali setiap seri pacu diikuti oleh selama 20 pembalap. Balapan dilakukan selama selama 45 menit dan pembalap bersaing sepanjang jumlah putaran yang ditentukan, tanpa masuk pit guna mengubah ban atau memenuhi bahan bakar. Balapan bakal diulang andai terjadi kemalangan fatal di mula balapan. Susunan grid tidak berubah cocok hasil kualifikasi. Pembalap boleh masuk pit bila melulu untuk mengubah motor sebab hujan ketika balapan.
Organisasi dalam MotoGP
Kesuksesan Balap MotoGP tidak terlepas dari organisasi-organisasi yang tercebur di dalamnya Beberapa organisasi yang tergabung dalam komisi Grand Prix antara beda FIM, Dorna, IRTA, dan MSMA.
FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) adalahbadan tertinggi di dunia yang mengurusi hal-hal seputar sepeda motor. FIM yang berdiri pada tahun 1904 ini tidak melulu mengurusi pacu motor, tetapi pun menjadi pengawas motor-motor buatan yang dipasarkan masal, khususnya soal ketenteraman dan kelayakan. Dalam kegiatan pacu motor, FIM ialah badan yang mengurusi dan bertanggung jawab tentang regulasi dan teknis pengamalan balapan, pun mengenai status, taraf, dan kriteria dari suatu kejuaraan pacu motor.
Dorna ialah organisasi penyelenggara pacuan MotoGP, atau dengan kata beda Dorna ialah promotor kejuaraan MotoGP. Dorna bertanggung jawab terhadap kualitas event dan pun mengurusi sponsor event.
IRTA (International Road racing Team Association), anggota organisasi ini terdiri dari tim-tim yang mengikuti pacuan MotoGP. Organisasi ini bermanfaat untuk mengalirkan aspirasi kesebelasan dan semua pembalap yang tergabung di dalamnya. Dengan organisasi berikut pembalap dapat menyerahkan masukan dan menilai hak-hak dan kepentingannya, antara beda nilai kontrak, ketenteraman dan kelayakan sirkuit.
MSMA (Motor Sport Manufacturer Association) adalahorganisasi dalam MotoGP yang terdiri dari pabrikan-pabrikan motor yang mengekor kejuaraan MotoGP, laksana Honda, Yamaha, Ducati, Suzuki, Kawasaki, dan pabrikan lainnya. Fungsi dari organisasi ini antara lain menyimpulkan peraturan teknis tentang regulasi motor bareng dengan organisasi beda yang tergabung di komisi Grand Prix.
Karier Pembalap
Terdapat penjenjangan karier untuk para pembalap yang turun di pacu motor dunia, bilamana seorang pembalap lumayan berprestasi ia bakal direkrut oleh kesebelasan yang terdapat dikelas berikutnya dari ruang belajar 125 cc, ruang belajar 250 cc, kemudian ruang belajar puncak MotoGP. Pembalap yang turun di ruang belajar 125 cc sendiri berasal dari pembalap yang berprestasi di kejuaraan regional atau nasional di negaranya masing-masing, laksana All Japan road racing di Jepang, ataupun kejuaraan Eropa.
Para pembalap yang turun di ruang belajar puncak MotoGp berasal dari sejumlah kejuaraan. Di samping berasal dari ruang belajar 250 cc laksana Valentino Rossi,Marco Melandri, Daniel Pedrosa, terdapat pula pembalap yang berasal dari AMA Superbike laksana Nicky Hayden, dari British Superbike laksana Shane Byrne, pun dari World Superbike laksana Noriyuki Haga, Colin Edwards, Troy Bayliss, Neil Hodgson, Ruben Xaus dan Chris Vermeulen. Banyaknya semua pembalap yang berasal dari superbike ini tidak terlepas dari berubahnya ruang belajar puncak GP motor yang membolehkan pemakaian motor bermesin 4 tak 990 cc pada tahun 2002, sesudah sebelumnya melulu mesin 2 tak 500 cc yang boleh digunakan.
Spesifikasi
Setiap peraturan tentang tiap-tiap kelas pacuan dibentuk oleh FIM sebagai organisasi yang berwenang melakukannya. FIM menyusun dan menerbitkan peraturan-peraturan baru yang di anggap sesuai dengan pertumbuhan balapan. Pada permulaan era baru MotoGP pada tahun 2002, motor bermesin 2 tak 500 cc dan 4 tak 990 cc dibolehkan untuk dipakai dalam balapan. Kedahsyatan tenaga dari motor bermesin 4 tak yang mengalahkan motor bermesin 2 tak menyingkirkan semua mesin 2 tak dari persaingan, dan musim-musim pacu selanjutnya tidak terdapat lagi motor 2 tak yang digunakan.
Pada tahun 2007, FIM bakal memberlakukan ketentuan baru bahwa motor-motor MotoGP akan diberi batas menjadi 4 tak 800 cc. Alasan yang diajukan dari pengurangan kapasitas silinder mesin ini ialah untuk meningkatkan ketenteraman pembalap, menilik tenaga dan kecepatan puncak yang didapatkan mesin-mesin MotoGP sudah meningkat secara menyeluruh sejak 2002. Rekor kecepatan MotoGP ketika ini ialah 347,4 km/jam yang dicetak oleh Loris Capirossi dengan motor Ducati di sirkuit Catalunya, Barcelona pada tahun 2004. Sebagai komparasi rekor kecepatan F1 ketika ini ialah 369,9 km/jam yang dicetak oleh Antonio Pizonia dengan mobil BMW, di sirkuit Monza pada tahun 2004.
Keputusan opsi untuk memberi batas kapasitas mesin menjadi 800 cc (daripada dengan cara pembatasan tenaga lain, laksana pengurangan jumlah gir transmisi yang diizinkan) menurut keterangan dari para pengamat MotoGP paling menguntungkan Honda. Honda memakai mesin lima silinder, dan melulu perlu meminimalisir satu silinder untuk berbenah mesin mereka supaya sesuai regulasi yang baru, sedangkan pabrikan lainnya mesti mendesain ulang semua mesin mereka. Pembatasan menjadi 800 cc pun menimbulkan kontroversi bahwa sepertinya ketika ini motor yang dipakai dalam kejuaraan Superbike 1000 cc menjadi yang tercepat dalam pacuan motor sirkuit di semua dunia.
Mesin yang dipakai dalam ruang belajar 125 cc diberi batas sebanyak satu silinder dan dengan berat paling tidak 80 kilogram, sedangkan untuk ruang belajar 250 cc diberi batas sebanyak dua silinder dengan berat paling tidak 100 kilogram.
Motor-motor untuk ruang belajar MotoGP dibolehkan memakai mesin dengan jumlah silinder antara tiga hingga enam silinder, dan ada variasi dalam pembatasan berat tergantung jumlah silinder yang digunakan. Ini diakibatkan sebuah mesin dengan silinder yang lebih banyak, tenaga yang didapatkan juga lebih besar, dan batasan berat meningkat. Pada tahun 2006 mesin-mesin yang dipakai di MotoGP ialah mesin empat dan lima silinder. Honda memakai lima silinder, sedangkan Yamaha, Ducati, Kawasaki, dan Suzuki memakai empat silinder.
Motor-motor yang dipakai dalam Grandprix motor diciptakan tidak melulu untuk pacuan saja, tetapi pun sebagai ajang unjuk kekuatan dan peradaban teknologi antar pabrikan. Sebagai hasilnya semua mesin-mesin MotoGP diciptakan dengan memakai material yang paling mahal dan enteng seperti titanium, dan carbon-fiber-reinforced plastic. Motor-motor tersebut pun menggunakan teknologi yang tidak terdapat untuk konsumsi umum, misalnya ialah perangkat elektronik yang modern termasuk telemetri, engine management systems, kontrol traksi, rem cakram karbon, dan teknologi mesin canggih yang diadopsi dari teknologi mesin mobil F1.
Jika motor-motor yang digunakan di ruang belajar MotoGP melulu dilombakan di tingkat kejuaraan dunia, motor-motor yang dipakai di ruang belajar 125 cc dan 250 cc relatif lebih terjangkau. Harga suatu motor 125 cc tidak cukup lebih sama dengan suatu mobil. Motor-motor ini sering dipakai dalam kejuaraan pacu motor nasional di semua dunia.
Satu dari sejumlah tantangan utama yang dihadapi semua pembalap MotoGP dan Insinyur motor MotoGP ialah bagaimana untuk mengalirkan tenaga mesin yang spektakuler - lebih dari 240 dk (179 kW), melewati titik kontak dua buah ban dan permukaan aspal sirkuit dengan lebar melulu sekitar lengan manusia. Sebagai komparasi mobil F1 menghasilkan lebih dari 950 dk (700 kW) namun dengan empat buah ban, sampai-sampai mempunyai titik kontak permukaan dengan aspal sepuluh kali lebih lebar dari motor MotoGP.
Spesifikasi mesin
Konfigurasi: 4-silinder (Kelas MotoGP dan Moto2), 1-silinder (Kelas Moto3)
Kapasitas: 800 cc (Kelas MotoGP), 600 cc (kelas Moto 2), 250 cc (kelas Moto3).
Katup: 16-katup (Utuk seluruh kelas),
Kerja katup: DOHC, 4-katup per silinder (Untuk seluruh kelas) .
Bahan bakar: Tanpa timbal (tidak terdapat bahan bakar kontrol), 100 oktan.
Pasokan bahan bakar: Injeksi bahan bakar.
Aspirasi: Aspirasi normal.
Kekuatan: Kira - kira 250 atau 225 dk.
Pelumasan: Basah.
Maksimum/minimum putaran mesin: 17500 - 18000 Rotasi per menit.
Pendingin: Pompa air tunggal.
Perubahan regulasi terbaru
Pada tahun 2002, ruang belajar 500 cc digantikan menjadi MotoGP, kapasitas motor yakni 990 cc.
Pada tahun 2005, sebuah ketentuan baru guna MotoGP sudah diberlakukan yakni flag-to-flag. Sebelumnya, andai sebuah pacuan dimulai dengan start dalam situasi sirkuit kering dan hujan turun, pembalap terdepan bisa mengusung tangan guna menghentikan lomba, demikian pun dengan semua ofisial mengibarkan bendera merah guna menghentikan balapan, kemudian pacuan dimulai lagi dengan memakai ban basah. Sekarang andai hujan turun saat pacuan tidak terdapat lagi bendera merah, semua pembalap langsung mengarah ke pit guna mengubah ban sesuai kepandaian tim.
Pada tahun 2007, ruang belajar MotoGP diturunkan kapasitas mesinnya, menjadi 800 cc.
Pada tahun 2010, ruang belajar MotoGP diberlakukan pembatasan mesin 6 mesin guna 1 musim.
Pada tahun 2010, ruang belajar 250 cc digantikan oleh ruang belajar Moto2 dengan mesin Honda CBR600RR, sasis prototipe.
Pada tahun 2012, ruang belajar MotoGP ditingkatkan kapasitas mesinnya, menjadi 1.000 cc.
Pada tahun 2012, ruang belajar MotoGP diberlakukan regulasi CRT (Claiming Rule Team) yang mengizinkan Tim (Kecuali Team Pabrikan) menggunakan mesin motor massal 1.000 cc disasis prototipe.
Pada tahun 2012, ruang belajar 125 cc digantikan oleh ruang belajar Moto3 dengan mesin 250 cc.
Pada tahun 2013, Diterapkan sistem kualifikasi Knockout
Motor listrik
Motor listrik ialah alat untuk mengolah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang bermanfaat sebaliknya, mengolah energi mekanik menjadi energi listrik dinamakan generator ataudinamo. Motor listrik bisa ditemukan pada perlengkapan rumah tangga laksana kipas angin,mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
Motor listrik yang umum dipakai di dunia Industri ialah motor listrik asinkron, dengan dua standar global yaitu IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sementara motor listrik NEMA berbasis imperial (inch), dalam software ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW).
Motor listrik IEC dipecah menjadi sejumlah kelas cocok dengan efisiensi yang dimilikinya, sebagai standar di EU, pembagian ruang belajar ini menjadi EFF1, EFF2 dan EFF3. EFF1 ialah motor listrik yang sangat efisien, sangat sedikit memboroskan tenaga, sementara EFF3 telah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan EU, karena memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan memunculkan buangan karbon yang terbanyak, sampai-sampai lebih mengotori lingkungan.
Standar IEC yang berlaku ialah IEC 34-1, ini ialah sebuah standar yang mengaturrotating equipment bertenaga listrik. Ada tidak sedikit pabrik elektrik motor, tetapi melulu sebagian saja yang benar-benar mengekor arahan IEC 34-1 dan pun mengikuti arahan level efisiensi dari EU.
Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengekor standar IEC dan EU agar produknya menjadi murah dan lebih tidak sedikit terjual, tidak sedikit negara berkembang manjdi pasar guna produk ini, yang dalam jangka panjang memboroskan finansial pemakai, karena tagihan listrik yang semakin tinggi masing-masing tahunnya.
Lembaga yang menata dan memastikan level efisiensi ini ialah CEMEP, suatu konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama, dengan destinasi untuk mengamankan lingkungan dengan meminimalisir pencemaran karbon secara global, karena tidak sedikit daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik.
Sebagai contoh, dalam suatu industri rata-rata konsumsi listrik guna motor listrik ialah sekitar 65-70% dari total ongkos listrik, jadi menggunakan elektrik motor yang tepat guna akan mengurangi ongkos overhead produksi, sehingga mendongkrak daya saing produk, lagipula dengan eskalasi tarif listrik masing-masing tahun, maka pemakaian motor listrik EFF1 telah waktunya menjadi keharusan.
Prinsip kerja motor listrik
Pada motor listrik tenaga listrik diolah menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilaksanakan dengan mengolah tenaga listrik menjadi magnet yang dinamakan sebagai elektro magnet. Sebagaimana anda ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama bakal tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama, tarik-menarik. Maka saya dan anda bisa memperoleh gerakan andai kita menanam sebuah magnet pada suatu poros yang bisa berputar, dan magnet yang beda pada suatu status yang tetap.
Komentar
Posting Komentar